Contak Person
Handphone : 085640718996 (WA) / 087888425445
Penting...!!!
Pemesanan sebaiknya 2-3 hari sebelumnya.
Ingat..!!
Pembayaran cash sebelum barang dikirim...!!!
085640718996 (Telp. & Whatsap)
087888425445 (Telp.)

Pentingnya Finishing Beton Dan Perawatan Beton

Senin, September 18th 2017.

Pentingnya Finishing Beton Dan Perawatan Beton

Finishing beton dan perawatan beton adalah dua hal yang penting untuk menghindari pengapuran dan retak permukaan pada beton, hal tsb yang paling banyak dikeluhkan oleh pengguna beton untuk slab. Jika dua hal tsb dilakukan dengan baik adalah faktor penting untuk menghindari terjadinya pengapuran dan retak permukaan pada beton.

Setelah beton cor dituang dan ditempatkan, material yang berat seperti split cenderung untuk turun ke dasar slab dengan jumlah yang tidak banyak. Pergerakan ini memberikan tekanan pada air yang berada dalam beton, yang menjadikan air naik ke permukaan yang disebut dengan bleeding. JIka betonnya encer misal slump lebih tinggi dari +/-14 cm slab akan mengalami bleeding lebih lama dan jika suhu udara rendah dan kelembaban udara tinggi, perlu waktu lebih lama lagi untuk menunggu hilangnya bleeding dari permukaan beton. Semua upaya finishing dengan cara floating atau trowelling sementara air masih naik ke permukaan akan menambah air bleeding ke atas permukaan. Hal ini akan menambah jumlah W/C (water contain) dan mengurangi kekuatan serta keawetan beton pada permukaannya. Pekerjaan finishing beton dapat dilakukan segera setelah permukaannya kering. Gosok permukaan beton bisa menggunakan spatula minimal 2 kali sampai didapat permukaan beton yang halus dan tidak ada pori pori kecil sebelum permukaan beton benar benar kering dan mengeras.

Pentingnya Perawatan Beton

Perawatan beton sangat diperlukan pada saat awal yaitu masa perkembangan kekuatanya. Untuk mengasilkan mutu beton yang berkualitas finishing beton dan perawatan beton sangat penting anda lakukan.

Grafik dibawah ini menunjukkan pengaruh kontinyuitas perawatan kelembaban beton selama umur 28 hari dibandingkan dengan masa perawatan 7 hari, 3 hari dan tanpa perawatan sama sekali. Kekuatan beton terus bertambah selama kelembaban tersedia untuk proses hidrasi semen. Dalam prakteknya di lapangan beton yang dirawat dengan kondisi lembab selama 7 hari telah cukup memenuhi, namun bila di inginkan beton lebih awet lagi perlu masa perawatan sampai dengan 2 minggu (14 hari) atau bisa lebih.

Cara Perawatan Beton

Untuk mendapatkan beton cor dengan mutu yang diinginkan selama proses pengeringan dari kondisi plastis sampai dengan keras secara terus menerus harus dirawat dalam keadaan lembab. Semua beton bermutu dapat tercapai bila dirawat, terutama pada umur umur awal.

Ada tiga kondisi yang diperlukan untuk mendapatkan perawatan yang baik :

  1. Ketersediaan kelembaban yang terus menerus.
  2. Suhu yang mendukung (23 derajat celcius – 28 derajat celcius)
  3. Waktu (semakin lama semakin baik).

 

Sekarang jelas bahwa merawat beton di awal pembentukan kekuatannya sangatlah penting untuk mencegah pengeringan yang terlalu cepat dari permukaan beton selama tahap awal hidrasi. Beton dapat dijaga kelembabannya dengan beberapa cara perawatan. Ada tiga macam cara perawatan beton yang paling sering dilakukan, yaitu :

  • Curing dengan air

Cara ini memberikan tambahan kelembaban pada permukaan beton yaitu dengan menggenangi dan membasahinya. Pada suhu yang panas akan menyebabkan penguapan sehingga pendinginan akan memberikan pengaruh yang menguntungkan dalam cuaca panas. Dengan cara ini beton harus selalu basah. Cara ini mungkin yang terbaik tetapi sulit untuk dipraktekkan secara terus menerus.

  • Curing dengan membran

Cara ini menggunakan membran (lapisan) seperti cat yang diaplikasikan di permukan beton yang baru ditempatkan. membran ini hampir kedap air, dan memberikan kelembaban pada permukaan beton. Ada dua macam yang umum digunakan yaitu cairan bening dan cairan berwarna putih.

  • Bahan penutup

Cara ini menggunakan lembaran material seperti kertas tahan air atau lembaran plastik. Penggunaan penutup yang kedap air membutuhkan pekerjaan tambahan untuk memastikan berada pada tempatnya, dan kemudian harus dipindahkan yang mana akan menambah waktu dan biaya. Lembaran plastik dapat menyebabkan beton tidak berwarna.